Tonggak sejarah kefarmasian di Indonesia pada dasarnya diawali dengan pendidikan asisten apoteker pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Pendidikan asisten apoteker dilakukan dengan sistem "magang" di tempat kerjanya, yaitu di apotek oleh apoteker yang mengelola dan memimpin sebuah apotek. Setelah calon asisten apoteker telah bekerja dalam
PIT IAI 2018 : Trusted Pharmacist for Better Quality of Life (25 SKP) 19 - 21 April 2018. Kegiatan Tahunan ini diselenggarakan sebagai ajang peningkatan ilmu pengetahuan kefarmasian terkini bagi seluruh Apoteker di Indonesia dan Kongres XX IAI yang akan diikuti oleh seluruh Pengurus Pusat dan Daerah Ikatan Apoteker Indonesia.
Dalam artikel ini, kita telah membahas tentang logo Ikatan Apoteker Indonesia. Logo ini memiliki sejarah dan makna yang penting bagi profesi apoteker di Indonesia. Logo IAI merupakan representasi identitas, profesionalisme, daya tarik, dan pengembangan branding.
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: AHU-17.AH.01.07 Tahun 2013 tanggal 13 Februari 2013 tentang Pengesahan Badan Hukum Perkumpulan yang menetapkan, memberikan pengesahan Akta Pendirian : IKATAN APOTEKER INDONESIA disngkat IAI, NIP.03.093.733.8-031.000. Sebagai Organisasi Profesi, Ikatan Apoteker Indonesia
Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia adalah satu-satunya Organisasi Profesi Kefarmasian di Indonesia yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 41846/KMB/121 tertanggal 16 September 1965
Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd Hỗ Trợ Nợ Xấu.
arti logo ikatan apoteker indonesia